Catatan Perjalanan Seru Ke Daerah Wisata Di Bangko Kabupaten Merangin

Travel Story - Perjalanan wisata yakni hal yang senantiasa memperlihatkan kesan dan pengalaman yang mendalam. Salah satunya yang lakukan pada tanggal 24 dan 25 Februari 2017. 


Dari sekian banyak perjalanan bersama siswa yang sudah lakukan, inilah pengalaman yang sanggup dibagikan bagi pembaca semua. Karena sebagian perjalanan sebelumnya belum mempunyai Blog.

Kali ini yakni sebuah perjalanan wisata edukasi bersama siswa Ash-Siddiiqi. Perjalanan ini kami mulai dari Pemayung Kabupaten Batang Hari Jambi. Perjalanan kami mulai pada dikala 20.44 jumat malam menuju kota Bangko.

Perjalanan panjang nan sejuk menciptakan suasana malam itu terasa sangat nyaman. Walau ada beberapa siswa yang mabuk dalam perjalanan. Tetapi tidak menciptakan saya dan pendamping lainnya kerepotan. 

Tepat pukul 02.00 wib rombongan kami tiba di kawasan kami menginap yaitu kota Bangko. Uniknya kami menginap di sebuah masjid yang cukup besar yaitu masjid Baitussalam. Tepatnya di lantai dua masjid tersebut.

Setelah hingga sebagian kami sholat tahajud terlebih dahulu kemudian eksklusif beristirahat. Tak terasa pagi telah tiba, kami melanjutkan subuh berjamaah dan sarapan bersama yang disediakan pengurus masjid. 

Masjid sengaja kami pilih sebagai kawasan menginap alasannya untuk membiasakan bawah umur tetap erat dengan Pencipta meskipun sedang melaksanakan perjalanan wisata. Selain itu, semoga sanggup ketemu orang-orang sholeh juga yang biasanya tak pernah meninggalkan shalat jamaah di masjid. 

Saat Pagi menjelang kami berkemas-kemas menuju tempat-tempat wisata yang menarik di Bangko. Tujuan utama kami yakni mengunjungi tempat-tempat menarik di Bangko mirip uraian berikut.

1. Bersantai Sejenak di Biduk Amo


Biduk Amo yakni sebuah kawasan yang berlokasi di pinggir Sungai Batang Merangin ini yakni sebuah panggung festival pentas seni di Merangin. Suasana hijau dan pemandangan di kawasan ini cukup menarik.

Tepat pada pukul 07.45 wib kami berangkat ke kawasan ini. Di kawasan ini kami hanya duduk sebentar sambil menikmati suasana pemandangan Batang Merangin dan sebuah jembatan Gantung yang menciptakan bersantai kami terasa begitu nyaman.

Selain itu pertemuan arus antara Sungai Masumai yang mempunyai warna berbeda menjadi pemandangan langka yang kami saksikan. 

2. Wisata Edukasi di Museum Geopark


Berdampingan dengan Biduk Amo tepatnya di Pasar Bawah Bangko. Di kawasan ini kami mendapat edukasi mengenai Geopark yang akan kami jadikan tujuan utama wisata kami di Merangin.

Pada pukul 08.00 kami memasuki kawasan ini alasannya gres dibuka. Sambutan ramah petugas yang dengan lapang dada memperlihatkan edukasi menciptakan berada di kawasan ini terasa nyaman. 

Kami melihat bermacam-macam benda-benda koleksi yang diambil dari Geopark. Museum yang higienis dan nyaman ini sangat lengkap memperlihatkan kami info awal perihal geopark yang kami kunjungi. Di kawasan ini juga dijual beberapa souvenir yang berkaitan dengan keindahan alam Merangin.

3. Pemandangan Indah Kota Bangko dari Jam Gento

Perjalanan wisata kami lanjutkan dengan mengunjungi landmark ibukota kabupaten Merangin yang tak jauh dari Museum Geopark. Dengan meniti ratusan anak tangga kami hingga di puncak yang mempunyai view indah kota Bangko.


Rasa lelah alasannya lutut terasa pegal menaiki anak tangga terbayar ketika kami menaiki bukit tertinggi di Bangko ini. Jam Gento yakni jam yang dibangun sebagai penunjuk waktu adzan di Bangko.

Sayangnya kami tak sanggup memasuki jam ini, alasannya tempatnya ditutup. Tak tahu kenapa, jam Gento akhir-akhir ini selalu ditutup. Padahal kalau dibuka kami sanggup menikmati keindahan bangko dari kawasan yang lebih tinggi lagi.

4. Perjalanan ke Geopark


Sekitar 60 menit dari kota Bangko kami melanjutkan perjalanan kami menuju destinasi utama kunjungan edukasi di Bangko. Ya, Geopark Teluk Wang Sakti yang kami yakini akan memperlihatkan pengalaman berharga bagi kami.

Tepat pukul 10. 27 kami hingga diparkiran kawasan ini. Dengan menuruni rarusan tangga kami menuju Geopark yang baru-baru ini dijadikan lokasi syuting salah satu kegiatan wisata terbaik di Indonesia.

Rasa lelah yang kami rasakan terbayar dengan keindahan alam yang begitu memukau. Aliran air yang begitu deras dan bebatuan alami yang berasal dari kayu yang mengeras jutaan lamanya menciptakan berada di kawasan ini terasa betah berlama-lama. 

Tempat yang juga bersejarah ini terasa begitu alami dan asri. Melewati sebuah jembatan gantung kami menuju bak jodoh yang penuh mitos. 

Tak sabar kami melangkahkan kaki menuju bak yang terletak di Teluk Wang Sakti, Tepian Idak Berubah, Bukit Sekelam Kabut yang berada dalam administratif Desa Biuku Tanjung, di zona inti Geopark Merangin.


Sesampai di bak jodoh para traveler cilik ini tak sabar menceburkan diri ke Sungai. Bermain di gerojokan mungil yang dikeliling alam dan bebatuan menakjubkan. 

Saking antusiasnya hampil ada yang karam di bak yang berukuran tak begitu luas ini. Untung ada salah satu pembimbing yang sigap menyelamatkan. 


Sekitar pukul 11.50 kami harus meninggalkan kawasan ini. Sebenarnya bawah umur masih mau lanjut. Karena keterbatasan waktu kami harus meninggalkan kawasan yang super eksotis ini.

Keindahan Geopark Merangin cukup menciptakan pengalaman berharga bagi kunjungan edukasi kami kali ini. Sayang, kemudahan di kawasan ini masih terbilang kurang. Memang ada musholla dan toilet, namun kondisinya kurang terawat.



Mungkin, pemerintah setempat perlu memperhatikan hal tersebut. Agar kawasan ini sanggup menjadi tujuan wisata menarik yang dikenal tak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Apalagi arung jeram di kawasan ini, salah satu yang terbaik di Indonesia.

5. Mengunjungi Taman Batu


Selepas shalat dzuhur kami melanjutkan dengan makan bersama di salah satu rumah siswa. Makanannya sangat yummy apalagi ada pete-nya. Hal itu sanggup men-charge energi kami yang hampir habis akhir kelelahan menaiki anank tangga Jam Gento dan Geopark. 

Perjalanan kami lanjutkan ke lokasi yang pernah tulis sebelumnya. Yaitu Taman Batu Merangin yang menjadi lokasi wisata gres di Merangin.


Sesampai di lokasi yang terletak di Jalan Raya Lintas Tengah Sumatera Dusun Mudo Kecamatan Langling ini kami melihat batu-batu sungkai yang katanya hanya ada di Kabupaten Merangin.

Batu alam yang dijadikan aksesoris dan mempunyai nilai hemat yang tinggi. Sayang tempat-tempat yang mahal-mahal dibangun ini terlihat kotor dipenuhi sampah yang berserakan.

Anehnya, di kawasan ini tak satupun tong sampah. Tempat ini tolong-menolong sangat menarik untuk dijadikan tujuan wisata edukasi. Di mana batu-batu yang tersusun di kawasan ini terbilang cukup menarik di lihat. 

Namun, sayang sekali lagi kawasan ini tak terkelola dengan baik. Tempat yang berdampingan dengan arbotarium ini, dipenuhi sampah-sampah pengunjung dan coretan tangan jahil yang tak bertanggung jawab.  Untungnya, kemudahan mirip toilet di kawasan ini cukup higienis dan ada airnya.

Di kawasan ini kami melihat koleksi-koleksi sembari mengabadikan momen dengan latar watu sungkai. Rencananya di kawasan ini, kami menunggu rombongan putri yang terpisah dari kami. 

Namun, mirip angin kemudian alasannya yang kami tunggu tak kunjung datang. Ibarat peribahasa kalau bangkai galikan kuburnya, kalau hidup sediakan buaiannya. Kami pun meninggalkan pasukan putri dan berangkat kembali ke Pemayung.


Di perjalanan kami singgah di Kota Sarolangun untuk sholat dan istirahat sejenak. Di sini kami Sholat di masjid kebanggan masyarakat Sarolangun. Selanjutnya kami menikmati indahnya jembatan Beatrix di malam hari dengan berwisata kuliner.

Perjalanan wisata ke mana pun kalau dilakukan bersama-sama akan terlihat menarik. Begitupun dengan perjalanan wisata yang kali ini dilakukan . Baca Juga Objek Wisata di Merangin Paling Hits Taman Batu Merangin



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Catatan Perjalanan Seru Ke Daerah Wisata Di Bangko Kabupaten Merangin"

Post a Comment